dia memang istimewa...
dia selalu pandang ke depan...
memikirkan masa depannya...
dia gagah...
menghadapi cabaran hidup...
tak jemu mencari "beras" di sebalik sampah...
dia memang istimewa...
setiap pagi...
dia bertarung dengan kokokan ayam...
melibas selimut dengan pasti...
solat subuh sebelum berjihad...
meninggalkan rumahnya untuk setengah hari...
di memang istimewa...
dia menaiki gunung setiap hari...
gunung sampah...
yang busuk.. yang menjijikkan...
lalat dan ulat sampah menjadi "haiwan peliharaan"...
dari pagi ke lewat petang...
dari isnin ke isnin...
tiada hari untuk berehat...
dia memang istimewa...
dia melihat orang lain mempunyai aset yang hebat...
punyai PS2, hp, basikal, kamera, baju yang cantik... seluar yang lawa...
tapi dia bersyukur...
dia terima seadanya...
hanya meminjam anklong untuk menghiburkan dirinya...
hari sekolahnya tiada uniform...
tiada sepatu...
tiada apa-apa...
hanya sebuah buku dan pena sebagai teman...
dia sangat bersyukur...
kerana dia masih mempunyai iman dan islam...
dia sedar siapa dirinya...
hanya hamba kerdil yang akan kembali kepada tuhannya...
dia memang istimewa...
dia perlukan semangat...
dia perlukan motivasi...
dia perlukan kasihan...
untuk memastikan dia dapat terus bertahan...
hingga dia dapat membahagiakan ibu dan ayahnya...
yang sangat dicintainya...
aku...
aku tak bisa untuk menjadi sepertinya...
tapi akan ku cuba sekuat mana...
semuanya kerana...
...DIA MEMANG ISTIMEWA...
-catatan hati di bantar gerbang, jakarta-
1 pendapat sahabat:
nta kena kuat macam dia gak.hu.kalau nta boleh kuat macam dia.nta boleh jadi hebat.sangatsangat.gogogo.
Post a Comment